KH. Sa’adi Al-Batawi

Sabtu, 25 Juni 2011 saya ikut pengajian di Diamond Convention Center Surakarta. Pengajian ini sengaja digelar dalam rangka memeriahkan kongres kebangkitan ekonomi Indonesia yang dimulai dari kota Batik Solo. Sebenarnya saat itu saya hanya ingin duduk di ballroom sambil melepas penat karena capek jalan-jalan di area pameran nasional “Beli Indonesia”. Tetapi, setelah mendengar siraman rohani dari pak Kyai, saya jadi terpesona dan terpukau.

Dalam ceramahnya pak Kyai lebih banyak memotifasi audien yang kebanyakan adalah pengusaha muslim untuk banyak-banyak mendekatkan diri kepada Allah dalam menjalankan bisnis mereka. Pemimpin Majelis Dzikir As-Samawaat ini, memukau jamaah dengan gayanya yang khas. Beliau mengungkap, bahwa beliau tidak pernah meminta uang dari Jamaah yang mengundang pengajian, sebaliknya justru beliau yang sering mengeluarkan uang pribadinya sendiri untuk kesejahteraan umat.

Layaknya Imam Abu Hanifah, Beliau juga seorang pengusaha yang kaya raya, beliau memiliki outlet di Kuningan. Ayah dari tiga anak ini sering memberikan sumbangan bagi mereka yang membutuhkan. Dakwah beliau nggak omong doang, tapi langsung praktek pada pesan yang barusan beliau sampaikan.

Contohnya seperti yang saya saksikan sendiri di acara kongres kemarin. Beliau dengan ringannya memberikan tiga lembar 100 dolar pada seorang pemuda yang beliau ajak bincang-bincang sebelum naik ke panggung. Pemuda ini berkata kalau dia tengah mengelola sebuah pesantren. Sontak semua pengunjung tercengang saat pemuda tadi disuruh mengeluarkan lembaran-lembaran dolar yang Pak Kyai berikan. Sebelum acara usai, moderator memberikan kesempatan bagi audien yang ingin bertanya pada pak Kyai. Salah seorang bertanya tentang bagaimana cara mengembangkan usahanya yang tak kunjung maju, sedang dia memiliki tanggungan adik-adik asuh yang begitu banyak. Dengan sedikit membaca jiwa audien itu, pak kyai lalu menyarankan agar dia memperkuat lagi ibadahnya terutama solat malamnya atau istilah pak Kyai hubungan vertikal.. Kyai juga menyuruhnya untuk memberikan sumbangan ke masjid di dekat rumahnya yang tak kunjung selesai pembangunannya. “Ada tiga masjid di sana, kasih uang ini ke masjid di lingkungan Bapak, masing-masing satu juta, nggak usah bilang dari saya, lalu mintalah doa mereka agar usaha yang keluarga Anda jalankan dapat berkembang”. Pak Kyai pun langsung menyuruh anak buahnya untuk membuka dompetnya dan menghitung uang sejumlah tiga juta dan langsung diberikan pada orang tersebut. Saat ada orang yang ingin mengabadikannya dengan kamera saat memberikan uang, beliau lalu menolaknya, “Jangan foto saya kalau saya lagi ngasih begini, cukup forum ini saja yang tahu”. Subhanallah…!

Saat beliau akan meninggalkan arena kongres, ada seorang lelaki dari Kalimantan Timur yang bercerita bahwa dia sedang mendirikan pondok, lansung saja pak Kyai mengeluarkan lima lembar 100 dolarnya. Orang tadi menolak, tapi pak Kyai memaksa, dan orang itupun berkaca-kaca hampir menumpahkan air mata, subhanallah….semoga Allah memanjangkan umur beliau.

Pak Kyai sebenarnya sebutan orang yang dilekatkan padanya. Namun sesungguhnya profesi beliau adalah seorang supervisor sebuah perusahaan terkemuka di Indonesia yang omsetnya mencapai 80 milyar. Hadis rasul yang menyatakan “Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah”.

Alhamdulillah, semoga semua muslim yang tersebar dengan berbagai macam profesi, dapat menjadikan dakwah islam sebagai lahan perjuangan dan pengabdian mereka.

About Blognya Nita

Just ordinary women who concern about social life and love her family so much.

Posted on 26 June 2011, in belajar islam and tagged , , , . Bookmark the permalink. 27 Comments.

  1. subhanallah, semoga Alloh snantiasa memberikan kesehatan dan kemudahan kepada Hadrotus Syeikh KH Sa’adih Al-Batawi pimpinan Majlis Dzikir Assamawaat Al Maliki. Saya alhamdulillah pernah berobat dan ngaji ke tempat beliau, rumah beliau tidak pernah sepi dari lantunan orang dzikir maupun org berobat, tiap hari ratusan yg datang. Beliau juga merupakan santri dari Mbah Kyai Mangli di Magelang. Dan alhamdulillah baru kali ini saya menemukan pembimbing yg memiliki akhlak Rasul,dari skian bnyk guru yg pernah saya temui.

  2. Salam kenal mbak Anita… Link-nya saya pasang di blog saya yaa….🙂

  3. salam kenal…
    minta ijin, link-nya saya pasang di blog saya🙂

  4. subhanallah, sungguh memang sungguh luar biasa mursyiduna syeikh kh sa’dih al batawi, saya kenal bapak kyai sekitar tahun 2003. Subhanallah sungguh banyak pelajaran yang saya dapat dari beliau dan sungguh beruntung saya mengenal dan melihat wajah beliau bahkan betapa bahagianya saya saat duduk bersama sambil mendengarkan langsung tausiyah yang beliau sampaikan. Sampai sekarang masih terasa indah dan penuh ketenangan jika mengingat apa yang beliau sampaikan. Semoga beliau selalu dijaga kesehatannya oleh Allah SWT dan mendapat berkah dan ridha dari Allah SWT. Trims mbak atas tulisan yang dibuat…..

    • betul…beliau adalah sosok ulama yang sangat menginspirasi umat islam. Tidak hanya dengan ucapan, melainkan dengan pengamalan langsung. semoga semakin banyak umat islam yang lebih membumikan ajaran islam.

  5. darman bekasi

    Dai yang tidak hanya memberi tausiah saja, bahwa bersedekah, infak , sangat bermanfaat bagi bagi diri kita tetapi beliau langsung mengamalkan dan hasilnya bisa anda lihat ditempatnya daerah puri kembangan yg nggak sepi dari kunjungan orang baik utk pengajian dan kesembuhan berbagai macam penyakit… Tapi jangan coba coba anda memberikan amplop utk tanda terimakasih karena akan ditolak dan kembalikan ke anda, jangan jangan malah anda yg akan dikasih duit.

  6. Smoga ALLAH SWT melimpahkan keberkahan kepada beliau….banyak petuah dan supportnya yg membimbing jalan hidup saya ..Alhmdulillah saya amat beruntung mengenal beliau d th 1997…dan mendengarkan langsung nasihat2 dan cerita2 perjalanan spiritual beliau smbil mijitin kakinya….mungkin saat ini utk hal2 seperti itu tdk akan bisa karena pak kyai sudah teramat sibuk mengurusi umat,santri dan murid2nya … Alhmdulillah saya jg menjadi saksi hidup atas ucapan beliau yg saat ini menjadi kenyataan … oh iya..saat pertama kali bertemu beliau diskusi ampe subuh trus pulangnya dikasih 10 rb buat ongkos katanya….hehe…karena status sy saat itu pengangguran..Alhmdllh saat ini sy sdh menjadi PNS d pemda DKI Jakarta…owh iya surban yg beliau berikanpun masih sy gunakan…..

  7. Mursyiduna Hadrotus Syeikh KH.Sa’adih Al-Batawy, smoga Allah SWT slalu menambah ilmu dan melimpahkan kesehatan kepada beliau.

  8. like that…Allahu Akbar…

  9. Subhannallah…subhannallah…ana muallaf sejak tahun 2008, ana merasa sangat beruntung bisa menjadi murid beliau, dan ngaji di majelis dzikir assamawaat…ketika berada didekat mursyid, pada saat itulah ana juga merasakan saat paling dekat dengan اللَّهُ dan rosul saw…

  10. masya Allah,, saya ga bisa brkata apa2, cm air mata yg bisa mewakili kata2 saya,,

    ternyata itu “Bapak”

  11. subhanallah…….

  12. Saya kenal beliau sejak tahun 1992 , saat beliau bekerja di sebuah PMA pertambangan minyak yang kebetulan menyewa tempat ditempat saya bekerja . Kesan saya saat itu , ada yang terpancar dari raut wajahnya yang melambangkan kebersihan jiwa dan ketulusan beliau . Orangnya baik dan rendah hati . Terakhir ketemu sekitar tahun 1997 . Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dan panjang umur . amin

  13. Hai…pak kyai sa’adih emg paling juara utk urusan sedekah…saya suka ikut sm mama ke rumah beliau…setiap mlm minggu..pengajian gitu…

  14. alhamdulilah semoga kita Semua mudah”an orang yang di pilih oleh Allah Swt untuk menjadi pengikut Beliau untuk tegaknya ajaran

  15. Ditempat saya dulu juga waktu acara Maulud Nabi mengundang beliau dan memang benar apa yg ditulis diatas beliau menyumbangkan dana untuk sejumlah pembangunan mushola serta menyumbang pembangunan masjid Polsek Balaraja kemungkinan diatas sepuluh juta karena dgn rupiah dan dengan dolar juga, semoga diangkat derajatnya oleh Allah, senantiasa diberikan kesehatan dan dipanjangkan umurnya karena umat sangat butuh keteladanan beliau .

  16. Subhanalloh…sungguh tokoh insfiratip mursyiduna kyai saadih albatawi buat saya .yg slalu terngiang petuahnya..kini Ku be rada di jaya pura malam jum’at tiba duduk tersipu bercucuran air mata…seolah Ku be rada disamping jemaah lain …mendengar petuahnya…ya..Allah beri kemampuan kpd kami untuk bisa mengikuti jejak langkah Dan tabe’atnya.. .

  17. Beliau tidak bekerja di Perusahaan Kontraktor, tetapi di perusahaan asing oil n gas. Saya bekerja di perusahaan sama dengan beliau.

  18. subhana allah, beliau sungguh murah hati :’) saya pun menyesal keluar dari pesantren yg di dirikannya (y) tapi saya bangga telah mencium tanganya dan bertatapan wajah dengan sosok beliau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: