Ayo Beli Indonesia!

Saya tersadar bahwa Indonesia memiliki semua yang kita butuhkan. Produk Indonesia sangat bagus dan berkualitas tidak kalah dengan produk asing. Kebanggaan saya pada produk Indonesia semakin bertambah setelah saya mengikuti pameran selama lima hari di Diamond Convention Center.

Indonesia sudah bisa memproduksi semua kebutuhan yang kita perlukan. Mulai dari kebutuhan pangan seperti air minum kemasan, hasil kekayaan laut, buah, sandang, pertanian, obat-obatan, sampai brankas. Lalu kenapa kita selama ini ngak mau pake produk buatan sendiri yang jelas-jelas akan membangkitkan perekonomian nasional yang lesu dari dulu.

Setelah saya cek, ternyata sebagian besar barang-barang yang kita gunakan sehari-hari adalah produk asing. Definisi produk asing di sini, adalah barang yang pemiliknya orang luar Indonesia. Meskipun barang itu diproduksi di Indonesia, tapi kalau pemiliknya adalah orang asing berarti dia bukan produk kita. Misalnya aja perusahaan air minum kemasan yang slogannya “it’s in me”, saya baru sadar kalau dia bukan lagi milik bangsa ini, padahal nama merek itu sudah sangat akrab di bibir bangsa ini untuk menunjukkan air minum kemasan.

Indonesia kini dikuasi oleh produk asing, dari mulai sabun mandi, deterjen, air minum, buah segar, tekstil, otomotif sampai elektronik. padahal bangsa kita mampu memproduksinya. Terus siapa yang harus disalahkan tentang membanjirnya produk asing itu?

Jawaban yang tepat sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri. Coba lihat diri kita, berapa banyak produk asing yang telah membalut kita dari pucuk rambut sampai ujung kaki?

Dengan alasan ingin lebih ekonomis kita memilih produk asing. Benar, produk asing kini menawarkan harga yang lebih miring dibanding produk kita sendiri. Tidak hanya kita, pemerintah pun akan melakukan hal yang sama dengan mendatangkan produk asing jika dirasa anggaran kita tak sanggup membeli barang produksi dalam negeri sendiri. Jika ada dua produk yang dibutuhkan pemerintah, contoh saja gula. Ketika pemerintah butuh gula untuk mencukupi kebutuhan nasinal, dan mereka dihadapkan pada berbagai produk dan anggaran yang ada, misalnya, anggaran pemerintah hanya akan membeli gula yang harganya 7000 per kilo. Ketika mereka mencari di dalam negeri yang tidak bisa menyediaka gula dengan harga sekian, pemerintah tidak akan ragu untuk membelinya dari luar negeri yang harganya sesuai dengan anggaran belanja pemerintah. Sehingga pupus sudahlah harapan petani gula lokal yang berharap gulanya dibeli pemerintah.

Begitulah, akhirnya produk asing merajai Indonesia. Sulit memang untuk memulaiĀ  membeli barang tidak karena murahnya, karena pasti orang hidup pakai perhitungan ekomomi. Tapi kalau tindakan ini secara jangka panjang akan berpengaruh besar terhadap kebangkitan ekonomi Indonesia kenapa tidak?

Ayo…..mulai beli Indonesia!

 

 

 

About Blognya Nita

Just ordinary women who concern about social life and love her family so much.

Posted on 28 June 2011, in opini and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: