Happy English Fieldtrip

English Fieldtrip atau hari pemaksaan berbahasa inggris…..hehe….mungkin begitulah anak-anak memaknai hari ini di sekolah. Tapi ternyata pemaksaan hari ini berdampak positif pada anak-anak. Buktinya mereka bisa cas cis cus ngomong pake bahasa inggris hari ini. Semua serba inggris hari ini. Dari mulai MC, sambutan kepala sekolah saat membuka fieldtrip, mau beli makanan juga wajib ngomong bahasa inggris.

“One…mis….one miss…!” maksudnya “I buy this …one mis..”

“I am two mis…..”

“Me…..mis…”

Wah asyik banget deh mendengar mereka berkomunikasi dengan bahasa inggris.

Dua native speaker asal Amerika dan Prancis yang hadir saat itu, juga sempat kewalahan melayani pertanyaan-pertanyaan anak-anak. Dari mulai tanya hobi, makanan favorit sampai opini mereka tentang Indonesia dan Solo khususnya. Ternyata mereka sangat suka tinggal di Solo. Kata Mr. Phill, Solo itu kotanya ramah dan murah. Hawanya juga nggak terlalu panas dan sumpek. Guru EF berusia 57 tahun ini ternyata juga suka makan nasi liwet dan sate ayam loh…

Acara Fieldtrip English ini meliputi beberapa corner. Ada scrable corner, taling picture, talent corner, native corner, scramble sentence, food court dan bazaar.

Di scrable corner, anak-anak disuguhi permainan scrable dan diuji kemampuannya dalam menyusun kata-kata. embutuhkan waktu cukup lama di scrable, karena hanya ada dua komputer untuk melayani sekitar 200 anak.

Di Native corner, anak-anak disuguhi berbagai cerita dan pengalaman para bule keliling dunia. Di sini anak-anak dituntut untuk aktif bertanya kepada para native. Dan yang paling aktif akan diberi reward tentunya.

Di food court ada berbagai macam makanan luar negeri yang disuguhkan. Ada Pizza papa ron’s, ada mister burger, ada spagheti, ada soda dan lain-lain. Anak-anak juga wajib menggunakan bahasa inggris saat membeli semua jajanan yang ada di food court.

Semua anak diberi kartu hijau yang berisi pos-pos yang harus mereka datangi. Tugas mereka adalah melaksanakan tugas yang ada di setiap corner itu dan meminta tanda tangan kepada guru yang menghandle di setiap corner.

Di telent corner, anak-anak perwakilan kelas yang menampilkan kemampuan seni mereka dalam bahasa inggris. Ada yang story telling, ada yang nge-band, ada yang karaoke-an lagunya Maher Zain, ada yang teater, dan talenta yang lainnya.

Alhamdulillah semua program berjalan lancar, meski di akhir acara sang hujan menyambut kami dengan siramannya. Namun tetesan sang hujan itu sangat menyejukkan kami dari  panas dan lelah usai menjalani aktifitas kami.

About Blognya Nita

Just ordinary women who concern about social life and love her family so much.

Posted on 29 November 2011, in pendidikan. Bookmark the permalink. 4 Comments.

  1. hebad… seadainya ada yang mau ngajari diriku

  2. You can study English with me, I`m Mr Nashrudin. You can call me Mr Nash… He..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: