Car Free Day Slamet Riyadi Solo

Ajang Car Free Day (CFD) di Solo menjadi salah satu kegiatan menarik untuk menikmati akhir pekan. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Minggu di jalan Slamet Riyadi Solo dari Stasiun Purwosari sampai Gladak. Acara ini dimuali dari pukul 05.00 – 09.00 WIB. Jadi bagi mereka yang dari luar kota dan ingin berkunjung ke kota Solo pada hari Minggu pagi harus melewati jalur alternatif yang disediakan oleh dinas perhubungan kota Surakarta.

Kalau dari arah Kartasura, yang biasanya terus lurus untuk bisa mencapai Pasar Klewer, mungkin sebaiknya mengambil jalan Slamet Riyadi Kartasura Makam Haji yang melewati under pass, untuk bisa mencapai Gladak dan sekitarnya. Karena karena kalau tidak nanti di Stasiun Purwosari  akan dibelokkan menuju jalan arah lampu merah Jongke Laweyan.

Bagi saya pribadi, beraktifitas di CFD Solo sangat menyenangkan. Di samping bisa berolahraga jalan santai ataupun jogging, kita juga bisa wisata kuliner. Di sepanjang CFD juga sering diadakan acara-acara khusus yang diadakan oleh lembaga, organisasi ataupun komunitas yang eksis di Solo. Setiap Minggu pasti ada saja komunitas yang menunjukkan keistimewaan dan keunikan mereka. Dari para pecinta sepeda ontel, skate board, sanggar tari, sanggar sastra, pantomim, pecinta anjing, sanggar music para diffable dan Anak Berkebutuhan Khusus, sampai pecinta reptile. Kebayangkan betapa serunya CFD Slamet Riyadi Solo.

foto sama pecinta reptil ular. (dok. yunisura)

foto sama pecinta reptil ular. (dok. yunisura)

Saya sempat berfoto dengan para pecinta reptile. Sebenarnya saya disuruh menggendong si ular piton yang mengerikan itu, tapi terus terang aja, saya nggak berani meskipun mereka bilang ulat-ular itu jinak. Tetap saja mengerikan buat saya.

Kadang ada komunitas pecinta lingkungan yang membagikan bibit-bibit pohon kepada setiap penikmat CFD. Mereka selalu mengampanyekan “Green or Die”. Salah satu stikernya saya temple di lemari.

becak mini di CFD Solo (dok. yunisura)

becak mini di CFD Solo (dok. yunisura)

Kegiatan menarik lainnya adalah mengayuh becak mini. Selain bisa mengelilingi seluruh jalan Slamet Riyadi, anakku juga jadi nggak sering ngeluh karena kecapekkan diajak jalan terus sama mama papanya. Selain becak mini ada juga becak roda empat. Saya nggak tahu namanya, yang jelas sepeda ini memiliki daya tampung yang lebih banyak ketimbang becak mini yang menghariskan saya dan suami saya bergantian mengayuh. Karena tentu saja anak saya yang nongkrong di depan.

Harga asewa becak mini sekitar Rp 5000,- per 15 menit. Sedangkan becak roda empat Rp 10.000,- per 15 menit. Cukup membakar kalori loh, kalo mengayuh dengan sekuat tenaga.

deretan stand kuliner di CFD Solo (dok. yunisura)

deretan stand kuliner di CFD Solo (dok. yunisura)

Puas jalan-jalan dan menikmati setiap even yang diadakan, lapar pun melanda. Nggak usah takut kelaperan, karena ada ratusan pedagang yang menjajakan kulinernya hampir di setiap tepi jalan Slamet Riyadi. Ada pempek, ada soto, ada Zupa soup, ada es krim, ada selat solo, ada pepes ikan, ada bubur ayam, ada ayam bakar, ayam goreng, ada spaghetti, ada tahu kupat, ada tengkleng, ada nasi liwet khas Solo, ada gudeg ceker, pecel dan masih banyak lagi. Biasanya menu favorit saya di CFD adalah pecel dengan  nasi merah, sedangkan anakku spaghetti. Belum kenyang juga, biasanya kami beli jagung manis susu dengan aneka rasa, hmmm enak banget rasanya. Kadang saya juga ngiler kalau lihat ada risoles isi ragut…emm nyam..nyam.

Ada juga menu yang belum pernah, jadi bisa icip-icip gitu deh. Pokoknya semua kreatifitas warga Solo tumpah ruah di CFD deh. Dan acara ini selalu disiarkan oleh stasiun TVnya orang Solo TATV. Biasanya mereka meliput acara-acara seru di CFD.

Kalau udah capek jalan-jalan, biasanya kami duduk-duduk di Plasa Sriwedari, depannya Taman Sriwedari.

Taman Sriwedari Solo (dok. yunisura)

Taman Sriwedari Solo (dok. yunisura)

Jadi orang Solo tuh enak banget deh. Kalau menurut teman saya, Solo itu kotanya kecil dan bersahaja namun tetap punya fasilitas lengkap seperti kota besar.

Gimana, penasaran pengen jadi orang Solo?

About Blognya Nita

Just ordinary women who concern about social life and love her family so much.

Posted on 11 October 2013, in jalan-jalan, Seputar Solo and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: