Warga BTN Korpri Lestarikan Nilai-Nilai Luhur Budaya dalam Robo-Robo 2017

Kebersamaan warga BTN Korpri Mempawah dalam Robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Rabu, 15 November 2017 warga BTN Korpri Mempawah sarapan bersama dalam acara Robo-Robo. Acara diadakan di beberapa tempat. Ada yang mengadakan di rumah warga RT tertentu. Ada juga yang mengadakan di pelataran Masjid Sabilul Muhtadin.

Acara ini ialah sebuah adat yang dilestarikan oleh warga Melayu. Tapi yang istimewa di Mempawah ialah acara ini biasanya dijadikan sebagai peringatan atas kedatangan Opu Daeng Menambon pertama kali ke Mempawah.

Warga BTN korpri Mempawah menikmati hidangan ada Robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Ciri Khas Budaya Melayu

Kebiasaan yang khas dari acara ini ialah masing-masing warga membawa makanan mereka masing-masing dari rumah. Biasanya ketupat menjadi sajian utamanya didampingi sambal udang 🍤, opor ayam, dan makanan pendamping lainnya yang tk kalah lezat. Kue-kue kudapan juga tak lupa disajikan.

Biasanya tikar dibentangkan sebagai tempat duduk warga. Kemudian makanan disajikan di tengah-tengah dan warga duduk memanjang. Semua makanan disajikan yang dibawa disajikan di tengah.

Hidangan sederhana warga dalam robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Sebelum makan, dibacakan dulu beberapa surat dalam Alquran lalu diakhiri dengan pembacaan doa. Setelah doa selesai dipanjatkan mereka mulai menyantap hidangan.

Nilai-nilai Karakter dalam Budaya Robo-Robo

1. Nilai syukur dan Cinta pada Tuhan Yang Maha Esa

Warga berkumpul untuk mengungkapkan rasa syukur mereka atas rezeki yang telah Tuhan berikan. Syukur atas rasa aman dan damai yang sedang mereka nikmati hingga kehidupan dapat berjalan dengan baik.

2. Nilai Kekeluargaan

Berkumpulnya warga di sebuah tempat, salibg bertukar makanan yang mereka bawa masing-masing dan makan bersama-sama dengan kebahagiaan merupakan nikai kekeluargaan yang bisa merekatkan persatuan warga. Hal ini akan memperkokoh kekuatan warga.

3. Nilai Religius

Untaian ayat-ayat Alquran yang dibaca bersama dan doa yang dipanjatkan pada Tuhan, menunjukkan bahwa dalam setiap aktivitas hidup tidak bisa lepas keridhaan Tuhanm

4. Nilai Kesetaraan

Makan bersama sambil duduk sama rendah di atas alas tikar, menunjukkan tidak ada yang saling mengunggulkan antara satu warga dengan warga lain. Semua hidup dalam kesetaraan.

Sudah selayaknya kita terus menjaga dan melestarikan kegiatan yang dapat menumbuhkan dan menyuburkan nilai-nilai luhur yang ada dalam kehidupan masyarakat. Maka sudah saatnya kita menyampaikan nilai dan makna dari setiap adat budaya yang ada di daerah kita kepada generasi penerus bangsa, agar nilai-nilai tersebut tetap lestari dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Advertisements

About Blognya Nita

Just ordinary women who concern about social life and love her family so much.

Posted on 15 November 2017, in opini, pendidikan, seputar Mempawah, Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: