Menyebrangi Sungai Kapuas dengan Ferry

Di atas ferry penyebrangan di Pontianak (dok.yunisura)

Jumat, 1 Desember 2017, kami pergi ke Pontianak untuk takziyah. Berangkat dari Mempawah sekitar jam tujuh pagi. Karena belum sarapan kami mampir dulu ke pasar Mempawah untuk beli nasi kucing dan arem-arem.

Nasi kucing di Mempawah harganya Rp 2000, isinya nasi, mie goreng dan sambal goreng tempe kacang panjang. Cukuplah buat sarapan. Kalau arem-aremnya isi tempe. Harganya Rp1000,-. Enak.

Selama perjalanan Mempawah-Pontianak, banyak pemandangan menarik di masjid-masjid. Banyak muslim yang berkumpul di masjid untuk memperingati maulid Nabi Muhammad Saw. Ada masjid yang menggelar tikar dan menyusun berkat (makanan) secara teratur berjajar untuk para jamaah yang akan hadir. Ada masjid yang sedang berdoa bersama di halaman masjid, dan banyak lagi. Adat memperingati hari kelahiran Nabi saw di Mempawah memang masih lestari.

Dermaga penyebrangan ferry di Siantan (dok.yunisura)

Ketika sampai di daerah Siantan, kami memutuskan untuk mengambil jalur cepat menuju rumah yang akan dituju di Jeruju. Maka kami menyebrangi sungai Kapuas dengan Ferry. Kapal Ferry di Pontianak dikenal dengan sebutan pelampung.

Menikmati pemandangan sungai Kapuas Pontianak (dok.yunisura)

Dulu, sebelum jembatan Landak dan Kapuas dibangun, sarana yang digunakan untuk angkutan adalah angkutan air. Ada spit, kapal kayu berukuran kecil yang dipasangi mesin yang bisa mengangkut penumpang yang mau menyebrang ke Pontianak. Seiring berjalannya waktu, hadirlah Ferry. Kapal ini berukuran besar sehingga bisa ditumpangi oleh truk, mobil dan kendaraan lain.

Nyebrangnya cuma lima menit.  Untuk mobil pribadi bayarnya  Rp.25.000,-. Penumpangnya nggak usah bayar lagi. Kalau cuma penumpang aja, bayarnya Rp2000. Motor Rp.6000,-.

Menikmati pemandangan sungai dari atas Ferry (dok.yunisura)

Pemandangan kota Pontianak sudah nampak dari dermaga penyebrangan di Siantan. Bagus banget, apalagi di samping dermaga Pontianak di seberang sungai Kapuas, ada Taman Alun Kapuas yang oke banget. Ada air mancur, kapal wisata keliling sungai dan waterfront sungai Kapuas.

Fasilitas di bagian atas Ferry penyebrangan (dok.yunisura)

Di atas kapal juga ada fasilitas tempat duduk untuk para penumpang ada sofa, kafe, tv, dan toilet. Selama kapal menyebrang, kita bisa duduk-duduk santai di atas Ferry sambil menikmati view sungai Kapuas dan kota Pontianak dari atas Ferry. Asyik banget deh.

 

 

Advertisements

About Blognya Nita

Just ordinary women who concern about social life and love her family so much.

Posted on 2 December 2017, in jalan-jalan, seputar Mempawah and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: