Kemeriahan Pesta Adat Robo-robo 2017 di Muara Sungai Mempawah

Event Robo-robo di Mempawah 2017 (dok.yunisura)

Rabu, 15 November 2017, muara sungai Mempawah dipenuhi masyarakat yang ingin menyaksikan pesta adat Robo-robo. Ritual Robo-robo menjadi event tahunan yang kini menjadi ikon budaya di Kabupaten Mempawah.

Acara spesial yang selalu dinanti di acara ini ialah napak tilas ritual kedatangan Opu Daeng Menambon pertama kali ke Mempawah melalui Muara Sungai Mempawah. Warga memadati tepi sungai di muara Kuala Secapah untuk menanti kehadirn Raja Mempawah.

Iring-iringan kapal Raja juga nampak meriah dengan berbagai perahu hias. Para nelayan di Mempawah menghiasi sampan dan perahu mereka untuk memeriahkan festival Robo-robo kali ini.

Naik perahu menyusuri muara sungai Mempawah di Robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Ada yang baru dalam event tahun iniz perahu kareti milik TNI AL menawarkan jasa keliling muara kepada pengunjung. Hanya dengan membayar 5000 rupiah, kita sudah bisa menyusuri sungai menikmati kemeriahan Robo-robo dari muara.

Selain itu, ada atraksi jet tempur di langit Mempawah yang super keren. Atraksi dilakukan hampir lebih dari satu jam. Jet tempur terbang rendah dan menukik tinggi di angkasa, sungguh memukau masyarakat yang ada di sana. Termasuk anakku Ausam yang suka sekali melihat jet tempur. Malah di bilang “Ayo ma, naik pesawat”, dengan ekspresi yang agak memaksa.

Tahun-tahun sebelumnya, saya tidak mendapati ini. Maka, ketika ditawari langsung saja saya iyakan. Anak-anak pun senang menyusuri sungai Mempawah dengan perahu karet.

Event-event budaya seperti ini harus selalu dikembangkan untuk melestarikan kebudayaan bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur. Agar generasi selanjutnya senantiasa melestarikan nilai-nilai luhur tersebut dalam kehidupan mereka.

Dari segi ekonomi, event ini sangat menggerakkan ekonomi kerakyatan. Warga yang datang pasti tidak dengan tangan kosong. Pasti ada oleh-oleh yang ingin mereka bawa pulang. Kalau pun tidak oleh-oleh setidaknya mereka jajan di acara tersebut. Ada tukang batagor, tukang sosis, tukang es, tukang baju, tukang balon dan penjual kecil lain yang meraup untung di kemeriahan acara seperti ini.

Wisatawan asal Serawak menikmati event Robo-robo 2017 di Mempawah (dok.yunisura)

Saat saya menaiki perahu, ternyata ada wisatawan Serawak yang khusus datang ke event Robo-robo di Mempawah ini. Ternyata Robo-robo juga tersengar sampai Malaysia.

Semoga dari tahun ke tahun acara ini selalu meningkat dari segi kualitas penyelenggaraannya. Sehingga daya tariknya pun tidak hanya sebatas Kalimantan Barat, tapi juga menarik wisatawan di seluruh Indoneaia dan mancanegara.

Gimana, penasaran pengen menikmati event ini? Yuk datang tahun depan.

Advertisements

Warga BTN Korpri Lestarikan Nilai-Nilai Luhur Budaya dalam Robo-Robo 2017

Kebersamaan warga BTN Korpri Mempawah dalam Robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Rabu, 15 November 2017 warga BTN Korpri Mempawah sarapan bersama dalam acara Robo-Robo. Acara diadakan di beberapa tempat. Ada yang mengadakan di rumah warga RT tertentu. Ada juga yang mengadakan di pelataran Masjid Sabilul Muhtadin.

Acara ini ialah sebuah adat yang dilestarikan oleh warga Melayu. Tapi yang istimewa di Mempawah ialah acara ini biasanya dijadikan sebagai peringatan atas kedatangan Opu Daeng Menambon pertama kali ke Mempawah.

Warga BTN korpri Mempawah menikmati hidangan ada Robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Ciri Khas Budaya Melayu

Kebiasaan yang khas dari acara ini ialah masing-masing warga membawa makanan mereka masing-masing dari rumah. Biasanya ketupat menjadi sajian utamanya didampingi sambal udang 🍤, opor ayam, dan makanan pendamping lainnya yang tk kalah lezat. Kue-kue kudapan juga tak lupa disajikan.

Biasanya tikar dibentangkan sebagai tempat duduk warga. Kemudian makanan disajikan di tengah-tengah dan warga duduk memanjang. Semua makanan disajikan yang dibawa disajikan di tengah.

Hidangan sederhana warga dalam robo-robo 2017 (dok.yunisura)

Sebelum makan, dibacakan dulu beberapa surat dalam Alquran lalu diakhiri dengan pembacaan doa. Setelah doa selesai dipanjatkan mereka mulai menyantap hidangan.

Nilai-nilai Karakter dalam Budaya Robo-Robo

1. Nilai syukur dan Cinta pada Tuhan Yang Maha Esa

Warga berkumpul untuk mengungkapkan rasa syukur mereka atas rezeki yang telah Tuhan berikan. Syukur atas rasa aman dan damai yang sedang mereka nikmati hingga kehidupan dapat berjalan dengan baik.

2. Nilai Kekeluargaan

Berkumpulnya warga di sebuah tempat, salibg bertukar makanan yang mereka bawa masing-masing dan makan bersama-sama dengan kebahagiaan merupakan nikai kekeluargaan yang bisa merekatkan persatuan warga. Hal ini akan memperkokoh kekuatan warga.

3. Nilai Religius

Untaian ayat-ayat Alquran yang dibaca bersama dan doa yang dipanjatkan pada Tuhan, menunjukkan bahwa dalam setiap aktivitas hidup tidak bisa lepas keridhaan Tuhanm

4. Nilai Kesetaraan

Makan bersama sambil duduk sama rendah di atas alas tikar, menunjukkan tidak ada yang saling mengunggulkan antara satu warga dengan warga lain. Semua hidup dalam kesetaraan.

Sudah selayaknya kita terus menjaga dan melestarikan kegiatan yang dapat menumbuhkan dan menyuburkan nilai-nilai luhur yang ada dalam kehidupan masyarakat. Maka sudah saatnya kita menyampaikan nilai dan makna dari setiap adat budaya yang ada di daerah kita kepada generasi penerus bangsa, agar nilai-nilai tersebut tetap lestari dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Menikmati Eksotisnya Pulau Lemukutan Kalimantan Barat

Snorkling di Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Sabtu dan Minggu, 4-5 November 2017, akhirnya kami berhasil menjejakkan kaki di pulau Lemukutan. Awalnya cuma baca, mendengar berita keindahan Lemukutan lewat media dan testimoni teman. Sekarang, kami benar-benar sudah menikmati keindahan yang jadi impian orang-orang.

Kami berangkat dari rumah sekitar jam 06.30 pagi dari Mempawah Hilir. Sampai ke penyebrangan Pulau Lemukutan, Teluk Suak sekitar jam 09.00 wib. Di dermaga teluk sudah banyak berjejer kapal-kapal. Bilang saja ke orang-orang di sana, mau pergi ke pulau Lemukutan, nanti bapak-bapak di sana akan mengarahkan naik kapal yang mana. Biaya tiket kapalnya hanya 20 ribu rupiah.

Dari teluk suak ke pulau Lemukutan memakan waktu 1,5 jam. Sepanjang perjalanan kami disuguhi keindahan laut dengan gugusan pulau-pulau nan indah. Lama perjalanan tidak akan terasa.

Nah, ketika sampai di Lemukutan, kami berlabuh di dermaga teluk melanau. Ada beberapa dermaga di sini, ada dermaga teluk melanau, teluk cina, dan teluk surau. Yang dekat dengan kantor desa lemukutan ialah teluk melanau. Daerah ini ramai penduduk. Banyak pula toko-toko, ada sekolah, masjid, penginapan juga banyak. Kami sekeluarga menginap di penginapan Nuansa Bambu di Teluk Melanau. 

Penginapan Nuansa Bambu Lemukutan (dok. yunisura.wordpress.com)

Menginap di sini hanya 250 ribu semalam. Yang punya penginapan rajin sholat ke Masjid yang nggak jauh dari penginapan, jadi kalian bisa tetap jamaah selama berlibur di sini. Lokasi penginapan ini berada tepat di tepi pasir putih. Jadi bisa langsung menatap keindahan laut dari kamar ataupun duduk di gasibu sambil nyemil atau ngobrol santai.

Kami tiba di penginapan jam 11.30 wib langsung makan siang dengan ikan goreng, gulai daun singkong dan rendang telur. Kalau nggak pesan paket makan, kalian bisa jajan di warung2 dekat penginapan. Banyak yang menjajakan makanan murah meriah. 

Begitu sampai kami langsung dengar azan, jadi kami pergi ke masjid untuk sholat jamaah zuhur. Habis sholat kami jalan-jalan di tepi teluk melanau yang berpasir putih  ditemani nyiur melambai dan desiran lembut angin laut.

Sorenya kami main air di pantai depan penginapan. Airnya jernih. Ada ayunannya juga. Kami main air sampai puas. Setelah puas main kami mandi dan bersiap menjelajah pulau dengan motor yang di sediakan oleh penginapan.

Basah-basahan naik ayunan di pantai (yunisura.wordpress.com)

Main air ditemani ombak yang ramah di teluk melanau pulau Lemukutan (dok.yunisura.wordpress.com)

Usai sholat Ashar, kami siap menjelajah pulau Lemukutan. Kami dibawa ke teluk cina, yaitu ke tanjung batu putih. Pantai di sini tidak berombak dan pasir. Pantainya bertaburan kerikil karang yang indah. Suasananya sepi dan tenang. Kami hanya duduk dan menikmati pemandangannya, karena baru selesai main air. Di teluk cina, banyak yang jual ikan. Kalau mau beli langsung ke nelayan juga bisa.

Tanjung batu putih, teluk cina Lemukutan(dok.yunisura.wordpress.com)

Teluk cina, tanjung batu putih (yunisura.wordpress.com)

Puas jalan-jalan menikmati pulau Lemukutan dengan motor, kami istirahat di penginapan. Habis Magrib, makan malam kami pun siap dengan menu ikan bakar yang ukurannya jumbo dengansambel kecap dan tumis sotong/cumi yang nikmat. Porsi makannya sangat banyak dan puas. Kami makan dengan sangat lahap.

Leyeh-leyeh di kursi tepi pantai. Setelah mengantuk kami naik ke kamar. Suami yang shalat jamaah Isya di masjid pulangnya nenteng sosis goreng untuk anak-anak. Mereka seneng banget.

Tidur ditemani desiran ombak dan angin pantai itu memang sangat damai. Subuh pun tiba, pantai masih berombak. Usai solat kami duduk di gasibu penginapan sampai menatap pantai. Coffee break kami datang. Seteko penuh teh panas dengan kudapan yang lezat. Beberapa saat kemudian sarapan kami datang. Nasi goreng porsi jumbo yang nikmat. Kami memilih kursi yang tepat di tepi pantai untuk makan. 

Sarapan di tepi pantai (dok.yunisura.wordpress.com)

Agenda setelah sarapan adalah snorkling. Kamu pun diantar oleh Bang Ali, ke tempat snorkling yang banyak ikan hias dan terumbu karang yang indah. Kami cuma di bibir pantai, tapi ikan-ikan hias sudah tampak. Dalamnya juga cuma sedada orang dewasa. 

Snorkling di Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Ikan-ikan nemo di Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Snorkling di Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Snorkling di Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Anakku menikmati snorkling di Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Yang sudah pernah snorkling di Lemukutan, pasti nggak akan puas deh. Pasti bakalan pengen ke sini lagi. Sebelum pulang, kami jalan-jalan lagi ke daerah teluk surau. Di sini pantainya bebatuan. 

Daerah Teluk Surau Lemukutan (yunisura.wordpress.com)

Buat yang pengen juga ke lemukutan, lebih baik pas ombak lagi tenang. Yaitu sekitar bulan April, Mei, Juni, Juli, Agustus. Jadi snorklingnya bisa enak banget ga keganggu ombak. Tapi kalau cuma pengen main air dan menikmati keindahan alam, kapan aja bisa kok. Gimana? Kapan kalian ke Lemukutan?